Sekian hari ini dunia sosial media ramai dengan rumor bodi positivity karena ciutan salah seorang public figure. Dalam ciutan itu dia berasumsi jika bertubuh yang tidak prima menjadi sampah visual untuk beberapa orang yang menyaksikan (terhitung dianya). Untuk kamu yang belum mengetahui, bodi positivity adalah pemahaman jika semua wujud badan manusia itu sama berharganya sama seperti yang dikutip dari situs Cosmopolitan Indonesia. Ide ini lalu berkembang jadi bagaimana manusia perjuangkan supaya semua wujud badan itu dapat disayangi dan dipandang.

Sebab rumor ini cukup peka, beberapa public figure yang lain juga menanggapinya secara bermacam. Diantaranya Mima Shafa, anak pertama dari Mona Ratuliu dan Indra Brasco ini share gagasannya masalah bodi positivity di sosial media.

Mima Shafa telah lama dikenali sering memberikan gagasannya mengenai self love di Instagram pribadinya. Tetapi memberi respon rumor mengenai bodi positivity ini, tempo hari (3/9) dia mengupload apa sebagai buah pemikirannya. Mima berbicara:

Benar-benar tidak mau kasih basis untuk cloutchaser. Jadi hanya ingin ngomong saja untuk kalian yang terkena imbas dengan kalimat mbak itu:

Seluruh orang punyai wujud, type kulit, kekurangan, kelebihan yang berbeda. Tidak boleh biarin beberapa orang ngomong hal yang tidak nikmat dan tidak selayaknya ngejatuhin kita.

Kita berusaha untuk jadi versus kita yang lebih bagus. Perjuangan kita berbeda-beda dan lebih bagus kita sama memberikan dukungan keduanya dibanding jatuhkan keduanya.

Apa yang dia catat pada upload Instastory-nya kesempatan ini demikian menampar. Karena Mima mengingati jika tiap orang mempunyai hak penuh atas badan dan diri sendiri. Mengenai sampah visual yang ramai dibicarakan, Mima punyai gagasannya sendiri. Menurut dia bila tidak mencintai suatu hal lebih bagus tidak boleh mengadili. Cukup tidak boleh disaksikan. Apa lagi saat lagi ada pada tempat umum, di mana memang ditujukan dapat dipakai oleh beberapa orang.

Belajar Body Positivity dari Mima Shafa, Anak Mona Ratuliu yang Baru Berumur 17 Tahun
error: Content is protected !!