Tuhan membuat manusia bermacam antar satu dengan yang lain. Dimulai dari rupa, karakter sampai sikapnya. Ada yang memiliki tubuh tinggi, memiliki badan gemuk, berhidung mancung, wajahnya bundar, dan lain-lain. Ada pula yang punyai karakter pemarah, penyabar, easy going, cerewet sampai pendiam.

Untukmu yang punyai karakter pendiam, sejauh ini kamu sering diasumsikan dengan figur yang sulit berkawan, introvert, senang menyendiri dan lain-lain. Walau sebenarnya tidak semua seperti begitu. Karena hanya jarang-jarang menceritakan, bukan bermakna introvert, karena hanya tidak senang kongkow bukan bermakna anti sosial, dan karena malas mengobrol bukan bermakna penyendiri. Seperti inilah hal yang mungkin kamu alami sebagai seorang pendiam.

Kecuali cap tidak pintar berkawan, kamu juga kerap kali dipandang anti sosial. Walau sebenarnya penilaian tidak dapat berdasar prediksi, orang harus mengenali kamu dahulu saat sebelum memasangkan cap itu. Kamu cuman berlainan dari banyak orang yang dapat dengan gampang ketawa-ketiwi atau bercakap panjang lebar dengan siapa. Karena kamu kerap kali bingung cari orang yang dapat menyambung bila dibawa bicara, entahlah itu harus sepemikiran atau punyai hoby yang serupa. Dan jika sudah nyaman dengan sang musuh berbicara, kamu bisa saja figur yang hebat bahkan juga lucu.

Terkadang kamu tidak perduli sama orang yang repot mengurus kehidupan sosialmu. Karena mereka semakin banyak salah dan berlagak tahunya. Mereka ngomong kamu tidak punyai rekan. Ada pula yang gampang sekali menjelaskan jika kamu senang pilih-memilih rekan. Walau sebenarnya ini cuman masalah konsep individu, kamu pilih punyai rekan sedikit, tetapi hubunganan persahabatan kalian bermutu. Tidak ada yang bernama rekan makan rekan. Tidak ada yang ngakunya rekan tetapi ada di belakang menjelek-jelekan. Apa lagi yang ada waktu perlu saja. Rekan yang kamu punyai ini terang punyai kesetiaan yang tinggi, yang dapat dibawa belajar mengatur diri dan share.

Karena sangat pendiamnya, kamu juga kerap kali dicap tinggi hati atau pemalu. Walau sebenarnya dua karakter itu tidak ada di diri kamu. Kamu cuman lah orang yang lebih senang mengendalikan diri untuk bicara, jika memang keadaan dan keadaannya tidak cocok. Seperti kamu sedang dalam situasi hati yang buruk. Atau waktu kamu ada di lingkungan yang baru, di mana diri kamu perlu menyesuaikan lebih dulu. Sesaat di lingkungan yang telah kamu kenali dekat, ya perilakumu seperti orang umumnya, yang dapat menceritakan panjang lebar atau ketawa terlepas.

5 Hal Soal Si Pendiam yang Jarang Orang Tahu. Makanya Sering Dikira Nggak Pandai Bergaul
error: Content is protected !!